Perkenalkan nama saya Christina Giovany.
Mahasiswi Universitas Tarumanagara angkatan 2014.
NIM : 705140170
Apakah Filsafat itu?
Etimologi ‘filsafat’: bhs Yunani ‘φιλοσοφια’ (philosophia), kata majemuk dari φιλοσ
(philos) artinya kekasih/sahabat, dan σοφια (sophia) artinya kebijaksanaan/kearifan/
pengetahuan.
Secara harafiah philosophia berarti mencintai kebijaksanaan/sahabat pengetahuan.
Definisi Filsafat
wFilsuf Pra-Sokratik: Filsafat adalah ilmu
yang berupaya memahami hakikat (arkhe/asal mula) alam dan realitas dengan mengandalkan akal budi.
wPlato: Filsafat adalah ilmu pengetahuan
yang berusaha meraih kebenaran asli dan murni.
wAristoteles: Filsafat adalah ilmu pengetahuan
yang senantiasa mencari prinsip dan penyebab realitas
yang ada.
wRene Descartes, Filsuf Prancis: Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan
yang pangkal penyelidikannya ialah Tuhan, alam dan manusia.
wWilliam James, filsuf Amerika: Filsafat adalah suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir
yang jelas dan terang.
4 Hal yang Melahirkan Filsafat :
wKekaguman/Keheranan (thaumasia)
wAristoteles (Metafisika): Karena kekaguman manusia mulai berfilsafat.
wKekaguman punya dua hal penting: ada
yang kagum dan sesuatu
yang mengagumkan.
wSubjek kekaguman: manusia, Objeknya: segala sesuatu
yang ada.
I.
Kant: kagum dengan bintang di
langit dan hukum
moral dalam hatinya (coelum
stellatum
supra me, lex
moralis
intra me)
wKetidakpuasan
wSebelum filsafat lahir, mitos berperanan besar.
wKeterangan mitos tidak memuaskan manusia.
wRatio meninggalkan mitos, dan lahirlah filsafat
yang mencakup seluruh ilmu pengetahuan.
wHasrat bertanya
wKekaguman melahirkan pertanyaan tak kunjung habis.
wPertanyaan membuat manusia melakukan pengamatan.
wPertanyaan mengarah pada dasar dan hakikatnya,
yang menjadi ciri khas filsafat.
wKeraguan (aporia)
wManusia bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya.
wKeraguan merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian menggiring manusia berfilsafat.
Sifat Dasar Filsafat
wBerpikir
radikal: berpikir mendalam utk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas.
wMencari
asas: berupaya menemukan asas
paling hakiki dr segala sesuatu.
wMemburu
kebenaran: bisa dipersoalkan kembali
demi meraih kebenaran
yang lebih pasti.
wMencari
kejelasan: utk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual (Geisler,
Feinberg).
wBerpikir
rasional: dengan ciri-ciri logis, sistematis dan kritis.
Peranan Filsafat
wPendobrak: Filsafat mendobrak pintu tradisi
yang sakral dan tak bisa diganggu gugat.
wPembebas: Filsafat membebaskan manusia dari cara pikir mitis dan mistis.
wPembimbing: Filsafat membimbing manusia berpikir secara sistematis dan logis.
Kegunaan Filsafat
wBagi
ilmu
pengetahuan: Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan (mater
scientiarum) telah melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan.
wBagi
kehidupan
praktis: filsafat membantu manusia memahami apa arti, misalnya, nilai keindahan dalam arsitektur.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lahirnya Filsafat :
1. Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan ttg asal usul alam semesta dan kejadian dunia. Ada mitos
kosmogonis (asal usul alam) dan mitos
kosmologis (sifat kejadian alam semesta)
2. Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat.
Rakyat gemar puisi
yang punya nilai edukatif.
3. Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri.
Peranan "Logos" dalam Kelahiran Filsafat
wFilsafat lahir saat logos mengalahkan mythos. Namun, ‘filsafat’ dimaksud baik filsafat dan ilmu pengetahuan, krn ‘filsafat’ = pandangan rasional ttg segala-galanya.
wBerangsur-angsur ilmu pengetahuan melepaskan diri dari ‘filsafat’,
agar memperoleh otonomi.
Kaitan Sifat Bangsa Yunani dengan Kelahiran Filsafat
1. Segi
geografis: Daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau. Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
2.
Segi
sosial
politik: Bgs Yunani selalu merasa diri
lain dari bangsa
lain/asing (barbaros).
- Faktor penentu perbedaan bgs Yunani dg bgs lain ialah kemerdekaan, artinya
orang Yunani tidak hidup di
bawah pemerintahan dg
kuasa mutlak.
3 ciri
polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat:
( Dlm
polis, logos mendapat kedudukan istimewa;
( Suasana umum
yang terbuka menandai kehidupan sosial di
Yunani,
( Pengorganisasian
polis membuat semua warga sederajat: Tiap warga
polis ambil bagian dalam urusan negara.
3. Segi
kultural: bgs pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian
yang mengagumkan.Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu, cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama dan jelas.
Sumber : Slide Power Point Pak ROT dan Pak MAW






8 komentar:
gue kasih nilai 90 buat lu
Point2 nya membantu banget dan mudah dimengerti gue kasih nilai 89 tina:))
Makasih binarr :*
Makasih dewinaaa :)
Bagus bangett, 90 ya buat kamu hehe :D
Makasih aridaa :)
keren nih tinn. 88 yah
Makasih siss ehehe :D
Posting Komentar